KPKAkan Serahkan Penanganan Penyelewengan Dana Desa ke Polri; FACHRORI: PEMPROV AKOMODIR POKIR DEWAN MELALUI E-POKIR; Mukhlis: Jika Pemdes dan Pihak Sekolah Terbukti Pungli Akan Kita Saber Saja; Bupati Masnah Buka MTQ ke-24 di Maro Sebo; Kebersihan Desa Muara Madras Hantarkan Merangin Juara I LBS Nasional; PKK Muarojambi Juara 1 Lomba Masak
Menghirupuap dan kompres air hangan. Menghirup uap hangat 3 kali sehari dapat meredakan sinusitis. Kamu bisa menghirup uap dari mangkuk atau baskom berisi air panas. Hal ini akan melegakan saluran napas. Selain itu, kamu juga bisa mengompres area hidung dan dahi dengan air hangat untuk meringankan gejala sinusitis yang dialami.
Menjalanipola hidup sehat bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam menghadapi COVID-19. Selain itu, gaya hidup sehat merupakan kunci penting untuk menghindari atau menyembuhkan diri dari penyakit kronis seperti diabetes, kanker, gangguan kardiovaskular, dan stroke.
Istinsyaqberarti menghirup air dengan lubang hidung, melalui rongga hidung sampai ke tenggorokan bagian hidung (nasofaring). Fungsinya untuk mensucikan selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara kotor dan juga kuman.Selama ini kita ketahui selaput dan lendir hidung merupakan basis pertahanan pertama pernapasan.
Buluhidung berfungsi menyaring partikel itu masuk ke dalam paru-paru. Apa saja fungsi bulu hidung? Mencegah alergi tersebab menghirup partikel; Mengutip Medical News Today, bulu hidung membantu mencegah alergen dan partikel lainnya. Fungsi bulu hidung juga menjaga kelembapan udara yang masuk ke saluran hidung.
th6G. KETIKA berwudhu, biasanya banyak orang yang asal-asalan. Maksudnya, berwudhu itu hanya sekadar basah saja. Padahal bukan itu maksud dari berwudhu. Ya, wudhu bukan untuk membasahkan anggota wudhu saja. Melainkan, agar diri kita suci dan bersih dari segala noda. Nah, salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh seseorang ketika wudhu adalah saat menghirup air ke hidung. Ya, seharusnya air itu di hirup. Tetapi, banyak orang yang memasukkan jari saja ke hidung atau menyeka-nyeka ujung hidung. Jika tidak dilakukan, maka selain termasuk kesalahan, menghirup air ke dalam hidung juga memiliki manfaat tertentu lho! Sebagaimana dilansir dalam bahwa ada empat manfaat dari menghirup air ke dalam hidung ketika wudhu. Apa sajakah itu? 1. Menggugurkan Dosa Dari Abu Umamah Radliyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapapun yang berdiri menuju air wudhunya dengan maksud mengerjakan shalat, kemudian ia membasuh kedua telapak tangannya, maka turun keluarlah dosanya dari kedua telapak tangannya bersama tetesan air. Apabila ia berkumur-kumur, beristinsyaq dan istintsar menghirup dan mengeluarkan air dari hidung maka keluarlah dosanya dari lisan dan bibirnya bersama awalnya tetesan air, dan seterusnya,” HR. Ahmad V/ 263. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy shahih. 2. Termasuk Penyempurna Wudhu Laqith Ibnu Shabirah Radliyallahu Anhu berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Sempurnakanlah dalam berwudhu, usaplah sela-sela jari, dan isaplah air ke dalam hidung dalam-dalam kecuali jika engkau sedang berpuasa,” HR. Imam Empat dan hadis shahih menurut Ibnu Khuzaimah, dari software Bulughul Maram. 3. Mengusir Setan di Liang Hidung “Jika salah seorang di antara kamu bangun dari tidur, maka hendaklah dia beristintsar mengeluarkan air dari hidung setelah istinsyaq menghirup air ke hidung tiga kali. Sebab setan menginap di rongga hidungnya,” Muttafaq Alaih atau HR. Bukhari Muslim. 4. Baik untuk Kesehatan Hidung dan Pernafasan Prof. Dr. Syahathah dari bagian THT fakulas kedokteran Universitas Alexandria membuktikan bahwa Istinsyaq dapat membersihkan hidung dari kuman-kuman dan mengeluarkan kuman tersebut. Sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi hidung. Istinsyaq dengan benar dapat menghilangkan 11 kuman penyakit membahayakan yang ada di dalam lubang hidung. Terutama dalam hal gangguan pernafasan, radang paru-paru, panas rumatik, penyakit rongga hidung, dan lain-lain. []
PernapasanKrisna Octavianus Dwiputra, 06 Nov 2018Ditinjau oleh Tim Medis KlikdokterSangat berbahaya jika Anda sering kemasukan air lewat hidung. Hal ini bisa mengganggu kesehatan paru-paru Anda mengalami kemasukan air lewat hidung saat sedang berenang atau bahkan saat minum air? Itu tentu sesuatu yang tidak enak, membuat Anda terbatuk-batuk dan tak jarang kepala jadi pusing. Selain itu, sering kemasukan air lewat hidung ternyata juga membuat paru-paru Anda Anda tak salah dengar. Gangguan paru-paru bisa terjadi akibat kemasukan air lewat hidung. Seperti disampaikan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, itu bisa membuat gagal napas tipe 3."Kegawatdaruratan yang paling utama itu pneumonia aspirasi, yang terjadi benda asing masuk ke dalam paru-paru. Kalau di paru-paru itu, idealnya cuma masuk udara saja. Jadi kalau ada benda selain udara, pasti menghambat pernapasan, termasuk air. Nanti orangnya bisa mengalami gagal napas tipe 3, entah kekurangan oksigen atau kebanyakan CO2 dalam tubuh karena tidak bisa dikeluarkan," ujar dr. Sepri saat dikonfirmasi. Apa itu pneumonia aspirasi? Menurut Healthline, pneumonia aspirasi merupakan komplikasi dari aspirasi paru-paru. Aspirasi paru-paru adalah kondisi ketika makanan, asam lambung, atau air liur terhirup masuk ke paru-paru, bukannya ditelan. Semua hal ini dapat membawa bakteri yang bisa memengaruhi kondisi paru-paru dengan paru-paru yang sehat dapat menanganinya dengan batuk secara otomatis, yang kemudian akan mengeluarkan partikel-partikel yang tak diinginkan dan mencegah pengembangan pneumonia aspirasi. Namun, orang yang memiliki masalah kesehatan tertentu lebih rentan terkena pneumonia yang mengidap pneumonia aspirasi bisa menunjukkan gejala berupa kebersihan mulut yang buruk, tenggorokan kering, atau batuk berdahak setelah makan. Gejala-gejala lainnya meliputi Sakit dada Sesak napas Mengi Kelelahan Perubahan warna biru pada kulit Batuk, mungkin dengan dahak hijau, darah, atau bau busuk Kesulitan menelan Bau mulut Keringat berlebih 1 dari 1Kenali faktor risiko kondisi iniSelain kemasukan air, faktor risiko seseorang terkena pneumonia aspirasi bisa bermacam-macam. Biasanya kondisi ini dialami oleh orang-orang dengan gangguan kesadaran, penyakit paru-paru, stroke, masalah gigi, dan demensia. Selain itu, orang-orang dengan gangguan menelan, penyakit neurologis tertentu, terapi radiasi kepala dan leher, dan gastroesophageal reflux disease GERD juga bisa terkena penyakit tersebut. Untuk mengetahui seseorang terkena pneumonia aspirasi, biasanya dokter akan mencari tanda-tanda pneumonia selama pemeriksaan fisik, seperti penurunan aliran udara, denyut jantung yang cepat, dan suara berderak di paru-paru Anda. Dokter juga akan menjalankan serangkaian tes lainnya untuk memastikan pneumonia, seperti Rontgen dada Kultur sputum Hitung darah lengkap Gas darah arteri Bronkoskopi CT scan area dada Anda Tipe darah Anda bisa melihat hasil tes dalam 24 jam. Akan tetapi, pemeriksaan darah menyeluruh dan kultur sputum akan memakan waktu 3 hingga 5 hari. Siapa pun yang menunjukkan gejala-gejala di atas jika sehabis kemasukan air lewat hidung, atau hal lainnya, harus segera periksa ke dokter. Sangat penting bagi anak-anak di bawah usia 2 tahun atau orang tua di atas usia 65 tahun untuk mendapatkan perawatan medis dan diagnosis cepat. Meski demikian, pneumonia aspirasi dapat terjadi pada siapa pun dan harus diwaspadai. [RS/ RVS]Hari Pneumonia SeduniaPneumonia aspirasigangguan paru-paruKemasukan Air Lewat HidungPneumoniaKonsultasi Dokter Terkait
menghirup air ke hidung mencegah stroke